Bunga Pinjaman Bank


Ada dua tipe jenis bunga pinjaman bank konvensional, yaitu tingkat bunga Efektif dan Flat. Tingkat bunga Flat adalah tingkat bunga yang dihitung dari saldo pinjaman awal, sedangkan bunga efektif dihitung dari sisa pinjaman terakhir. Secara umum jika dikonversikan, maka tingkat bunga efektif dengan nominal lebih tinggi akan setara dengan bunga flat dengan nominal lebih rendah.

Bagaimana mengetahui bahwa suatu pinjaman menggunakan suku bunga Efektif atau Flat? Suku bunga flat relatif lebih mudah dilihat dengan mengetahui angka suku bunga, besar nilai pinjaman, besar cicilan periodik dan periode cicilan yang biasanya disertakan dalam brosur pinjaman bank/penjualan aktiva secara cicilan.

Sebagai contoh angsuran bulanan dengan nilai pinjaman Rp. 3 juta, nilai tiap kali angsuran adalah Rp. 283.000.-, jangka waktu 12 bulan cicilan, suku bunga 1,1%. Di sini dapat dipastikan bahwa yang digunakan adalah tingkat bunga flat, karena dasar perhitungan bunga bulanannya menggunakan dasar saldo awal pinjaman.

Rumus matematika :       Rp.283.000.- = (Rp. 3jt / 12bln) + (1,1% x Rp. 3jt)

Pertanyaan berikutnya adalah berapa tingkat suku bunga efektifnya? Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel dengan menggunakan fungsi “rate” sebagai berikut :

Syntax :     =rate(nper;pmt;pv)

nper = jumlah periode cicilan (contoh di atas berarti 12 x)
pmt  = nilai angsuran tiap periode (contoh di atas berarti Rp. 283.000.- per bulan) -> nilai minus
pv     = nilai pokok pinjaman (contoh di atas adalah Rp. 3jt)

Dengan memasukkan variabel tersebut ‘=rate(12;-283.000;3.000.000)‘, maka dihasilkan suku bunga efektif dengan angka 1,96%.

Melihat hal tersebut maka tingkat suku bunga flat 1,1% sama dengan tingkat suku bunga efektif 1,96%. Sangat berbeda jauh rasanya, sehingga perlu dicermati betul pada saat mempertimbangkan atau memilih pinjaman bank ataupun cicilan pembelian aktiva agar tidak terperosok mendapatkan suku bunga yang lebih tinggi dari rata-rata suku bunga pinjaman seharusnya.

2 responses to this post.

  1. makasih infonya..

    mudah2an saya ga pernah minjam duit di bank hehe

    Balas

    • Terimakasih kunjungannya….. tapi maksudnya bukan anti bank, tapi supaya lebih cermat saja. Kalau pinjam bank untuk mendapatkan hal yang worth dengan costnya sih masih bisa diterima lah….

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: