Perizinan Kota Kediri – Perjuangan Menuju Restrukturisasi Birokrasi


Proses perizinan yang berbelit, izin yang tidak segera selesai, biaya perizinan yang tidak transparan, pengetahuan yang kurang tentang perizinan dan banyak alasan lain merupakan pendapat umum masyarakat saat ini untuk menggambarkan kinerja pelayanan perizinan kota Kediri. Pendapat seperti itu merupakan akumulasi dari buruknya pelayanan yang diberikan sejak puluhan tahun yang lalu, sehingga untuk merubah mind-set masyarakat tersebut dibutuhkan upaya yang keras dan maksimal sejalan dengan semakin menguatnya trend Good Corporate Governance, baik melalui UU No. 28 Tahun 2009 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ataupun melalui UU No. 35 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Kantor Pelayanan Perizinan Kota Kediri dalam hal ini berusaha dengan sangat keras untuk mengikis stigma masyarakat tersebut. Cara-cara yang inovarif dan kreatif diupayakan untuk meningkatkan persepsi dan kepuasan masyarakat akan pelayanan perizinan yang diberikan, sehingga diharapkan akan terbentuk lebih banyak investasi di Kota Kediri yang menimbulkan multiplier effect yang besar bagi perekonomian masyarakat Kota Kediri. Visi yang sangat besar dicanangkan dengan tujuan Mewujudkan Perizinan Terpadu Berstandar Pelayanan Publik. Perombakan dilakukan baik secara sistem manajemen, mental dan attitude, koordinasi dengan Institusi yang terkait, perubahan fisik, serta peningkatan sosialisasi dan transparansi perizinan kepada masyarakat.

Perombakan sistem manajemen dilakukan dengan pembuatan Standar Operasional Pelayanan Perizinan,  pemakaian Sistem Pelayanan terkomputerisasi berbasis online-database, serta pemakaian pelayanan pengaduan melalui media SMS. Secara mental dan attitude dilakukan dengan peningkatan disiplin kehadiran pegawai melalui fingerprint check-clock, kursus  kepribadian, meeting mingguan, serta bersepeda bersama untuk meningkatkan kebersamaan.

Peningkatan koordinasi dengan instansi terkait perizinan dalam hal ini sangat vital diperlukan oleh karena untuk sementara otorisasi perizinan masih dipegang oleh Institusi teknis terkait. Perubahan secara fisik dilakukan dengan renovasi wajah kantor sehingga lebih bersahabat bagi masyarakat dengan meja pelayanan yang baik dan air minum gratis bagi masyarakat pemohon izin.

Disamping itu, peningkatan sosialisasi perizinan kepada masyarakat dilakukan melalui iklan radio, televisi lokal, billboard sosialisasi, serta kegiatan sosialisasi secara langsung melalui forum sosialisasi yang dilakukan secara periodik. Melalui berbagai media sosialisasi tersebut sekaligus digunakan untuk meningkatkan transparansi perizinan dengan sosialisasi tarif dan biaya perizinan.

Semoga visi Kantor Pelayanan Kota Kediri, yatu Mewujudkan Perizinan Terpadu Berstandar Pelayanan Publik dapat tercapai, dengan demikian diharapkan beberapa tahun ke depan persepsi buruk terkait pelayanan perizinan semakin dapat dikikis, kepuasan masyarakat dapat ditingkatkan, dan perekonomian mayarakat semakin baik sebagai dampak semakin meningkatnya nilai investasi di Kota Kediri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: